observasi perusahaan modern oleh kelompok 4

TUGAS PROYEK AKUNTANSI
LAPORAN OBSERVASI PERUSAHAAN
MODERN
ALFAMART
Jl. Raya Jelo Kecamatan Tumpang, Malang

MAKALAH
Untuk memenuhi tugas mata kuliah
Tugas Proyek Akuntansi
yang dibina oleh Bapak Ir. Djati Umar Saleh

   

Oleh :
Offering KAT 2 PKBI
Kelompok 4

  1. Arin Fitriani                         711443220
  2. Ervina Febri Untari               711443334
  3. Marischa Gita                      711443
  4. Dita Fajriatul Rohmah           711443241
  5. Lidian Beverly                      711443329

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
PROGRAM KEAHLIAN BISNIS DAN INDUSTRI
JURUSAN KOMPUTER AKUNTANSI
November 2012

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang
1.2     Rumusan Masalah
1.3     Tujuan Penulisan Makalah

BAB II ISI
2.1 Profil Usaha
2.2 Produk Usaha
2.3 Sistem Pemasaran
2.4 Daftar Pegawai
2.5 Hambatan Usaha

BAB III ASPEK KEUANGAN
3.1 Laporan Keuangan

LAMPIRAN

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1             Latar Belakang
Indonesia dengan jumlah penduduk ke-empat terbanyak di dunia memiliki potensi yang besar bagi pasar ritel. Sejalan dengan berkembangnya waktu dan perubahan gaya hidup masyarakat yang berpengaruh pada pola konsumtif atau gaya belanja, kegiatan bisnis ritel atau bisnis eceran modern di Indonesia. Industri ritel tumbuh pesat dengan menjamurnya pasar modern. Yang dimaksud dengan pasar modern adalah swalayan yang mana pelayanannya dilakukan sendiri oleh konsumen karena toko tidak menyediakan pramuniaga yang khusus melayani konsumen. Bentuk kegiatan perdagangan eceran modern yang bergerak pada sektor industri ritel umumnya berupa hypermarket, supermarket, minimarket. Dengan adanya bisnis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat modern saat ini yang menginginkan sesuatu yang efektif dan efisien.
PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebagai salah satu perusahaan dalam industrial ritel yang berupa minimarket dan termasuk perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan nama minimarket Alfamart
Alfamart mempunyai kinerja baik jika dibandingkan dengan minimarket pesaing utama yaitu Indomaret yang didirikan pada tahun 1998, hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan gerai minimarket Alfamart yang telah mencapai lebih dari 2.659 gerai sejak berdiri pada tahun1999 sampai tahun 2008. Dan gerainya tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pertumbuhan pendapatan pengelola minimarket Alfamart tahun 2012 bakal tumbuh 20 % menjadi Rp 2,16 triliun dibandingkan dengan proyeksi pendapatan tahun ini Rp 18 triliun. Alfatmat tahun 2012 bakal membuka gerai 800 hingga 1.000 geraibaru, sama dengan target penambahan gerai baru. Karena partumbuhan alfamart yang pesat dan tersebar dimana-mana inilah yang membuat kami memilih alfamart sebagai perusahaan modern yang akan kami teliti.

1.2             Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yang akan dikaji adalah sebagai berikut :

  1. Persaingan pada industri ritel yang terus menerus meningkat diperlukan strategi bersaing yang tepat. Apa saja fasilitas yang diberikan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk khususnya digerai Alfamart yang berada di Jalan Raya Jeru Kecamatan  Tumpang?
  2. Bagaimana sistem keuangan yang diterapakan digerai alfamart, khususnya di Alfamart Jalan Raya Jeru Kecamatan  Tumpang?
  3. Bagaimana profil, sejarah dan perkembangan Alfamart di Indonesia yang sekarang sedang tumbuh pesat dan menjamur dimana-mana ?

1.3             Tujuan Penulisan Makalah
Berkaitan dengan masalah diatas, maka makalah ini dimaksudkan untuk mencapai hal-hal berikut :

  1. Melakukan analisis pada pertumbuhan industri ritel di Indonesia.
  2. Melakukan analisis terhadap PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk khususnya di cabang Alfamart yang berada di Jalan Raya Jeru Kecamatan Tumpang  untuk mengidentifikasi daya saing organisasi.
  3. Memformulasikan strategi yang dapat digunakan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan.

BAB II
ISI

2.1      Profil Usaha
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang retail, yaitu menjual barang-barang kebutuhan pokok dan sehari-hari. Kini perusahaan ini telah berkembang dengan pesat seiring dengan berjalannya waktu, dan tentunya sudah mempunyai cabang-cabang yang telah tersebar diseluruh Indonesia dengan nama alfamart.

  • Pada tahun 1989, Berdiri sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989.
  •  Tahun 1994, struktur kepemilikan berubah menjadi 70% PT HM Sampoerna Tbk dan 30% PT Sigmantara Alfindo (keluarga Djoko Susanto).
  • Tahun1999, Alfa Minimart pertama mulai beroperasi di Jl. Beringin Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten.
  • Tahun 2003, Alfa Minimart’ menjadi ‘Alfamart’.
  • Tahun 2005, Jumlah gerai Alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun. Semua toko berada di pulau Jawa.
  • Tahun 2006, PT HM Sampoerna Tbk menjual sahamnya, sehingga struktur kepemilikan menjadi PT Sigmantara Alfindo (60%) dan PT Cakrawala Mulia Prima (40%). Mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu.
  • Tahun 2007, Alfamart sebagai Jaringan Minimarket Pertama di Indonesia yang memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu. Jumlah gerai mencapai 2000 toko hingga memasuki Pasar Lampung.
  • Tahun 2009,Menjadi perusahaan publik dengan nama PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk pada tanggal 15 Januari 2009 di Bursa Efek Indonesia. Jumlah gerai mencapai 3000 toko.

 Visi dari alfamart adalah :
             Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas, berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen, serta mampu bersaing secara global.
Misi dari alfamart adalah :

  • Memberikan kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul.
  • Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku / etika bisnis yang tertinggi.
  • Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuh-kembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha.
  • Membangun organisasi global yang terpercaya, tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan , pemasok, karyawan, pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.

Budaya dari alfamart adalah

  • Integritas yang tinggi
  • Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik.
  • Kualitas & Produktivitas yang tertinggi.
  • Kerjasama Team.
  • Kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik.

Motto alfamart adalah”Belanja Puas, Harga Pas”

2.2        Produk Usaha
Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang. Variabel pertama dari pemasaran dan cukup penting dan yang mempengaruhi kepuasan konsumen adalah produk, karena produk merupakan sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Gerai-gerai minimarket Alfamart menjual produk-produk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan rumah tangga antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, susu dan makanan/minuman, permen, rokok serta barang personal care dan household care. Adapun produk-produk yang disediakan oleh alfamart adalah makanan ringan, minuman, barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, telor, sayur, roti, kecap, susu, tissue dan masih banyak lagi.

2.3      Sistem Pemasaran

Alfamart adalah perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari, bergerak dalam kegiatan usaha perdagangan eceran untuk produk konsumen dalam format minimarket dan jasa waralaba. Minimarket Alfamart mempunyai jaringan lokasi yang menjangkau setiap kecamatan, khususnya di pulau Jawa, pulau Bali dan provinsi Lampung. Jumlah gerai minimarket Alfamart saat ini telah mencapai 3.194 gerai dengan kantor cabang dan Distribution Center (DC) sebanyak 12 buah yang berlokasi di beberapa tempat di Tangerang, Lampung, Cileungsi, Bandung, Cirebon, Semarang, Cilacap, Malang dan Surabaya.

Keberadaan lokasi minimarket Alfamart yang berlokasi hampir di setiap wilayah kecamatan bertujuan untuk mendekati konsumen, dimana salah satu keunggulan dari minimarket Alfamart adalah lokasi yang dekat dengan pemukiman. Sedangkan fungsi dari kantor cabang dan DC adalah untuk mempermudah pengawasan dan distribusi barang bagi minimarket. Toko waralaba merupakan toko yang dimiliki dan dikelola oleh terwalaba dengan menggunakan merek Alfamart dan sistem Alfamart (franchise) yang diatur dengan perjanjian waralaba (franchise) yang diatur dengan perjanjian waralaba.

Dalam menghadapi persaingan industri ritel, beberapa strategi yang digunakan dan telah diterapkan Alfamart saat ini diantaranya adalah pemilihan lokasi yag menjangkau masyarakat, promo harga dan produk, pembukaan sebagian gerai Alfamart dalam 24 jam, kemudahan pembayaran tidak tunai (non-cash), terdapat fasilitas kartu anggota dan penerapan strategi lainnya. Penetapan strategi tersebut merupakan beberapa strategi bersaing Alfamart dan dapat dijadikan sebagai competitive strategy oleh Alfamart. Alfamart memfokuskan usahanya pada penyediaan kebutuhan pokok dan sehari-hari dengan luas area penjualan tidak lebih dari 250 m2. Target pasar Alfamart dapat dikelompokkan menurut tiga perspektif berikut:

  1. Geografis: area perumahan, fasilitas publik, gedung perkantoran
  2.  Demografis: ibu rumah tangga, anak-anak, kelas ekonomi menengah (SES B&C = ekonomi menengah dan bawah)
  3. Psikografis: kenyamanan, pelayanan yang ramah

Sedangkan strategi perusahaan yang diterapkan di Alfamart adalah terus memperluas jaringan dan meningkatkan jumlah gerai minimarket di Indonesia, memperluas jaringan distribusi gerai dengan format yang beragam, pengembangan distribution center, memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan prima, mengedepankan aspek pemilihan lokasi-lokasi gerai strategis, pemanfaatan jaringan gerai perseroan, hubungan yang baik dengan mitra bisnis perseroan, peningkatan pelaksanaan tanggung jawab sosial (corporate social responbility) dan perencanaan keuangan yang matang.

Kesuksesan Alfamart sangat dipengaruhi oleh kepuasaan konsumen, dimana jika kepuasan konsumen telah terpenuhi maka akan tercipta konsumen yang loyal terhadap Alfamart. Inti kepuasaan konsumen untuk industri ritel seperti Alfamart terletak pada produk dan pelayanan. Produk yang dijual oleh Alfamart adalah produk yang melalui proses pengawasan dan seleksi yang terjamin, karena setiap produk dari pemasok harus melalui proses checking dan packing di gudang kantor cabang, yang selanjutnya didistribusikan ke gerai minimarket Alfamart.

Dalam hal pelayanan pada gerai minimarket Alfamart, menerapkan sistem yang terstandar mulai dari proses rekuitmen, pelatihan dan pengelolaan sumber daya manusia, sehingga mendapatkan karyawan yang berkualitas dan dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen. Selalu menjadi yang terbik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Etika bisnis yang diterapkan Alfamart adalah mematuhi segala bentuk peraturan pemerintah seperti membayar pajak, mengikuti peraturan yang berhubungan dengan bisnis ritel dan menerapkan corporate social responbility, ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha dan membangun organisasi global yang terpercaya, sehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan, pemasok, karyawan, pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.

Dari segi kualitas dan service produk, Alfamart menerapkan pengawasan kualitas produk yang sangat ketat mulai dari pendistribusian barang dari DC sampai penjualan akhir di gerai Alfamart. Format dasar yang melandasi jenis produk yang dijual di Alfamart  adalah produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dengan tata letak produk yang baik dan tidak campur aduk serta menjangkau konsumen berbagai kelas.

Alfamart menyadari bahwa harga merupakan suatu hal yang sangat sensitif sekali bagi konsumen, bagi ritel yang dapat menjual produk dengan harga yang lebih murah maka kemungkinan menguasai pasar sangat tinggi. Keadaan tersebut memicu persaingan harga antar ritel khususnya antara sesama ritel kelas minimarket. Dilihat dari segi harga, saat ini Alfamart berusaha menerapkan harga produk sesuai dengan kualitas barang. Alfamart dapat memberikan harga yang kompetitif bila dibandingkan dengan harga produk minimarket lainnya. Alfamart memberikan discount dan penawaran khusus untuk jenis barang tertentu bagi konsumen, terutama bagi konsumen yang menjadi member Alfamart melalui kartu AKU (Alfamart-KU).

Promosi merupakan suatu hal yang menunjang keberhasilan bagi sebuah usaha ritel. Komponen yang termasuk ke dalam promosi diantaranya adalah sales promotion, advertising, sales force, public relations, direct marketing. Alfamart menyediakan kebutuhan barang-barang konsumsi maka promosi merupakan bagian dari marketing communication. Alfamart memperkokoh keberadaan perusahaan dengan memiliki mascot seekor lebah bernama Albi (Alfamart Bee) yang dilatarbelakangi filosofi dari lebah yang memiliki kesamaan dengan karakteristik Alfamart. Lebah merupakan serangga pekerja keras, mahir dan cekatan yang hidupnya berkelompok dalam kebersamaan, memberikan manfaat (madu) dan pintar mencari tempat yang paling sesuai untuk membina koloni/sarang baru, jarang membuat konflik dengan sesama dan lebih senang menghindari pertentangan.

Alfamart juga menggunakan media cetak atau media elektronik sebagai sarana komunikasi khususnya untuk program-program promosi. Alfamart juga menggunakan mailer dan media luar ruang serta melalui beberapa sponsorship event. Selain itu, gerai minimarket Alfamart tersedia banner, flyer dan papan petunjuk yang memberikan informasi mengenai promosi. Ketersediaan pamflet dan catalog yang berisikan informasi mengenai daftar produk yang sedang promosi dan discount. Catalog dan pamflet secara regular dievaluasi untuk memperkirakan tingkat efektivitasnya serta relevansi konsep dan sisinya terhadap situasi pasar dan tren konsumen yang sedang berlangsung. Setiap bulannya Alfamart menggelar program product of the month yaitu pemilihan tiga produk tertentu yang dijadikan mascot setiap bulannya. Program sales promotion dengan tema “kejutan belanja gratis”, bagi konsumen yang beruntung dan berbelanja dengan nominal tertentu akan mendapatkan kejutan hadiah uang pada saat transaksi.

2.4      Daftar Pegawai

Operasi organisasi tidak mungkin dikendalikan oleh satu orang, maka mekanisme kinerja organisasi harus digerakkan dan diatur berdasarkan sistem keorganisasian. Sistem keorganisasian salah satu yang paling mendasar, karena merupakan acuan berpijak dalam merumuskan sistem keorganisasian adalah struktur organisasi.

Robbins (2007) mendefinisikan struktur organisasi sebagai penentuan bagaimana pekerjaan dibagi, dan dikelompokkan secara formal. Sedangkan organisasi merupakan unit sosial yang dikoordinasikan secara sadar, terdiri dari dua orang atau lebih, dan berfungsi dalam suatu dasar yang relatif terus-menerus guna mencapai serangkaian tujuan bersama.

Dalam konteks desain organisasi, Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi. Adapun pegawai yang ada di Alfamart Jalan Raya Jero Kecamatan Tumpang adalah sebagai berikut:

  1. Nama Lengkap                           : Ika Choiriyah

Jabatan                                       : Kasir

Tempat & Tanggal Lahir            : Sidoarjo, 22 Juni 1987

Alamat Rumah                           : Jl. Ahmad Yani No 41 Sidoarjo

Pendidikan Terakhir                   : SMA

Gaji                                            : Rp. 1.100.000,00/ bulan

  1. Nama Lengkap                           : Andi Kurniawan

Jabatan                                       : Pramuniaga dan bagian gudang

Tempat & Tanggal Lahir            : Malang, 11 Januari 1992

Alamat Rumah                           : Jl. Teuku Umar No. 368 RT 5 RW 1 Tumpang

Pendidikan Terakhir                   : SMAN 1 Tumpang

Gaji                                            : Rp. 1.100.000,00/ bulan

  1. Nama Lengkap                           : Febri Santoso

Jabatan                                       : Pramuniaga dan bagian gudang

Tempat & Tanggal Lahir            : Blitar, 21 Februari 1985

Alamat Rumah                           : Jl. Cempaka no 18 RT 6 RW 8 Blitar

Pendidikan Terakhir                   : SMK Jurusan Akuntansi

Gaji                                            : Rp. 900.000,00/ bulan

2.5      Hambatan Usaha

Hambatan usaha yang dihadapi oleh Alfamart adalah :

  1. Adanya persaingan yang ketat dengan perusahaan sejenis yaitu Indomaret.
  2. Sulitnya mendapatkan pegawai yang loyal dan rajin.
  3. Pasokan barang yang datang terlambat karena kemacetan atau sulitnya transportasi.
  4. Adanya kerusakan peralatan alfamart seperti lemari es atau komputer.
  5. Adanya perampokan atau pencurian di gerai alfamart.

BAB III

ASPEK KEUANGAN

3.1      Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah sekumpulan informasi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu yang disajikan dalam bentuk laporan sistematis yang mudah dibaca dan dipahami oleh semua pihak yang membutuhkan. Dalam makalah ini, kelompok kami akan membahas mengenai laporan laba rugi Alfamart cabang Jalan Raya Jeru Kecamatan Tumpang, Malang.

Adapun definisi mengenai laporan laba rugi itu sendiri adalah suatu laporan sistematis yang menggambarkan hasil operasi perusahaan dalam suatu periode waktu tertentu. Hasil operasi perusahaan diperoleh dengan cara membandingkan antara penghasilan yang diperoleh dengan beban-beban yang telah diekeluarkan untuk memperoleh penghasilan tersebut. Mempertemukan penghasilan dengan beban yang dikeluarkan untuk memperoleh penghasilan tersebut dalam akuntansi disebut dengan prinsip “Matching”.

Sedangkan Alfamart sendiri merupakan suatu perusahaan dagang. Adapun definisi Perusahaan Dagang (Trading Company), yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang membeli dan menjual barang dagangan. Contoh  seperti showroom atau dealer motor, apotik, toko elektronika, toko grosir, supermarket,  minimarket, toko sparepart,   toko pakaian, distributor, dan sebagainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Alfamart Cabang Tumpang

LAPORAN LABA RUGI

Untuk Periode Berakhir Tanggal 30 Oktober 2012

 

Penjualan Kotor (Bruto)………………………………………………..Rp. 80.000.000,00

Potongan Penjualan……………………………………………… (Rp.  3.000.000,00)

Penjualan Bersih (Netto)……………………………………………………. Rp.77.000.000,00

 

Harga Pokok Penjualan (HPP)

Persediaan Barang Dagang (Awal)………………………………………Rp. 25.000.000,00

Pembelian Barang Dagang………………….Rp. 40.000.000,00

Ongkos Angkut Pembelian………………….Rp.  1.500.000,00

      Retur Pembelian…….Rp. 2.000.000

      Potongan Pembelian.Rp. 1.000.000

                                                                  (Rp. 3.000.000,00)

Pembelian bersih………………………………. Rp. 38.500.000,00

Barang siap dijual……………………………… Rp. 63.500.000,00

Persediaan Barang dagang (Akhir)………. Rp. 33.500.000,00)

Harga Pokok Penjualan…………………………………………………….(Rp.30.000.000,00)

Laba Kotor…………………………………………………………………. …Rp. 47.000.000,00

 

Beban Usaha :

-     Beban Gaji Karyawan………………….Rp. 3.000.000,00

-     Beban Promosi……………………………Rp. 2.500.000,00

-     Beban Penjualan lain-lain……………..Rp.1.500.000,00

-     Beban Listrik, Telepon, dan air……..Rp. 4.000.000,00

-     Beban Lain-lain…………………………..Rp. 2.000.000,00

-     Beban Bunga Pinjaman………………..Rp. 1.000.000,00

-     Beban Penyusutan……………………….Rp. 2.000.000,00

Jumlah Beban Usaha………………………………………………(Rp. 16.000.000,00)

Laba Usaha……………………………………………………………………… Rp. 31.000.000,00

Pendapatan Luar Usaha :

-     Pendapatan Bunga…………………………………………………….. Rp.      500.000,00

Laba Bersih sebelum Pajak……………………………………………… Rp. 31.500.000,00

Laba Bersih sebelum Pajak (pindahan dr sebelumnya)…………….Rp. 31.500.000,00

Pajak Penghasilan 10%………………………………………………………..Rp.   3.150.000,00

 

Laba Bersih Setelah Pajak……………………………………………….. Rp. 28.350.000,00

 

 

 

 

 

 

 

 

“Alfamart Cabang Danau Maninjau”

NERACA

Per Tanggal 30 Oktober  2012

Aktiva Lancar : Hutang Lancar :
Kas Ditangan                 Rp. 15.000.000 Hutang Dagang              Rp. 81.000.000
Bank                             Rp. 45.000.000 Hutang Biaya                Rp.   8.000.000
Deposito                       Rp. 50.000.000 Hutang Pajak                  Rp.   2.000.000
Piutang Dagang            Rp. 60.000.000 Hutang Bank                  Rp. 50.000.000
Piutang Wesel              Rp. 10.000.000 Uang Muka Penjualan   Rp. 10.000.000
Persediaan Barang         Rp. 53.000.000 Jumlah Hutang Lancar  Rp. 151.000.000
Biaya Dibayar Dimuka  Rp.  5.000.000 Hutang Jangka Panjang :
Pajak Dibayar Dimuka  Rp.   3.000.000 Hutang Bank               Rp. 30.000.000
Jumlah Aktiva Lancar  Rp. 241.000.000 Hutang Obligasi          Rp. 50.000.000
Aktiva Tetap : Hutang Hipotik            Rp. 40.000.000
Tanah                          Rp. 200.000.000 Jmlh Htg Jangka Pjg    Rp. 120.000.000
Bangunan                    Rp. 300.000.000
Peralatan                      Rp.   20.000.000 Ekuitas :
Perlengkapan               Rp.   60.000.000 Modal Saham              Rp. 400.000.000
Jumlah Aktiva Tetap    Rp. 580.000.000 Laba Ditahan              Rp. 150.000.000
Jumlah Modal             Rp. 550.000.000
   
JUMLAH AKTIVA 

Rp. 821.000.000JUMLAH KEWAJIBAN & MODAL Rp. 821.000.000

 

Alfamart merupakan salah satu contoh dari perusahaan modern yang berbentuk franchise atau waralaba. Alfamart juga merupakan salah satu contoh waralaba yang sukses dan berhasil mengembangkan usahanya karena hingga saat ini telah banyak gerai-gerai alfamart yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Secara keseluruhan seluruh sistem yang digunakan oleh alfamart baik sitem penjualan, sistem waralaba, sistem akuntansi, dan manajemennya sudah sangat baik. Untuk mencatat semua transaksi alfamart sudah mengunakan program komputer sehingga memudahkan dalam hal pelaporan keuangaannya sehingga menjadi lebih efektif dan efesien waktu.

Selain itu alfamart juga telah mempromosikan produk-produknya dengan baik. Hal ini terbukti dengan adanya katalog-katalog yang selalu diberikan kepada konsumen tiap bulannya. Selain itu promosi juga dilaksanakan melalui media internet, sehingga pelanggan dengan mudah dapat mengakses semua fasilitas-fasilitas dan kemudahan yang diberikan oleh alfamart.

Namun, untuk sistem pengamanan, Alfamart khususnya yang berada di Jalan Raya Jago Kecamatan Tumpang perlu dipantau dengan menggunakan kamera cctv. Hal ini diperlukan untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya seperti adanya pencurian, perampokan atau tindak kejahatan lainnya yang tentunya dapat berdampak negatif.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s